Definisi dan Jenis-Jenis Tandem Roller

Dalam sejumlah pekerjaan di bidang konstruksi seperti konstruksi jalan, bandar udara, ataupun lainnya seringkali membutuhkan stabilitas dan kepadatan tertentu. Untuk melakukan pekerjaan tersebut dibutuhkan peralatan pemadat tanah yang ternyata terdapat beberapa jenisnya. Bila sebelumnya proses pemadatan lahan tersebut dilakukan secara manual oleh manusia. Seiring dengan perkembangan teknologi yang ditujukan untuk memudahkan berbagai pekerjaan manusia maka muncullah sejumlah inovasi dengan adanya teknologi alat berat. Salah satunya adalah keberadaan tandem roller yang difungsikan untuk memadatkan tanah.


Alat berat yang berfungsi sebagai alat pemadat biasanya dikenal sebagai compactor yang memang fungsinya adalah untuk memadatkan lahan atau area tertentu untuk mendapatkan tingkat kepadatan tertentu sesuai dengan kebutuhan. Dan, sebenarnya ada beberapa jenis compactor yang tersedia saat ini. Namun demikian, biasanya compactor menggunakan roda besi ataupun ditambahkan dengan pemberat baik berupa air, pasir, ataupun lainnya. salah satu jenis compactor untuk memadatkan tanah dengan roda besi adalah tandem roller yang seringkali terlihat di area konstruksi jalan-jalan. Sedangkan untuk compactor berukuran kecil, ada juga yang menggunakan roda ban biasa. Secara umum, compactor tersebut berfungsi untuk memadatkan tanah, memadatkan lapis perkerasan, serta memadatkan lapis atas.

Compactor atau pemadat ini memiliki jenis yang beragam dan pastinya memiliki spesifikasi tersendiri sesuai dengan kebutuhannya. Kali ini yang akan dibahas adalah tandem roller atau penggilas tandem. Alat ini biasanya digunakan dalam proses penggilasan terakhir. Misalnya pada konstruksi jalan aspal beton maka alat berat penggilas ini akan digunakan untuk menggilas aspal beton tersebut supaya bisa mendapatkan hasil akhir dengan permukaan yang rata.

Jenis-jenis alat penggilas yang bisa digunakan

Alat penggilas tandem ini terdiri dari dua jenis yaitu two axle tandem roller serta three axle tandem roller. Sesuai dengan namanya two axle tandem roller menggunakan dua as. Biasanya alat penggilas tandem ini memberikan lintasan yang sama pada masing-masing rodanya. Berat jenis tandem ini sekitar 8 hingga 14 ton. Sedangkan untuk jenis three axle tandem roller memiliki tiga as. Jenis tandem ini biasanya digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan yang lebih berat seperti untuk proyek konstruksi landasan pesawat terbang ataupun digunakan dalam proyek pondasi jalan. Bila tandem tiga as ditambahkan satu roda depan yang dipasang pada walking beam maka ini akan bergerak bebas secara naik turun mengikuti kondisi tidak rata dari permukaan jalan. Walking beam sendiri bisa dikunci untuk bergerak ke atas saja pada permukaan yang tidak rata. Selain itu, bila dilakukan penguncian penuh maka walking beam tidak akan bergerak sama sekali.

Selain tandem roller sebenarnya ada beberapa jenis compactor lainnya yang secara umum memiliki fungsi yangs ama yaitu untuk memadatkan. Salah satu jenis compactor lainnya adalah segment roller atau penggilas dengan roda tersendiri yang terbuat dari lempengan. Alat yang satu ini biasanya digunakan pada tanah yang mengandung tanah liat atau lempung. Pada permukaan tanah yang basah dan mengandung lempung, penggunaan roller dengan batang besi anyaman roda tentu tidak cocok karena tanah akan tertinggal. Inilah mengapa pada segment roller menggunakan roda dengan lempengan-lempengan baja kecil.

Sebenarnya ada juga vibration roller yang bisa dikatakan tergolong dalam tandem roller. Alat ini menggunakan getaran dalam proses pemampatannya. Butir-butir tanah akan cenderung mengisi bagian yang berongga sehingga pemadatan akan berlangsung lebih sempurna. Melihat jenis compactor yang cukup beragam, proses pemampatan ataupun pemadatan tanah pastinya akan lebih mudah untuk dilakukan.

0 0
Feed