Kiat Pemilihan Ban Loader Alat Berat yang Tepat

Loader hadir dengan berbagai tipe, mesin loader pada umumnya digunakan untuk mengumpulkan dan mengangkut bahan material seperti pasir, tanah, batu, aspal, dan lain sebagainya guna dilanjutkan pada truk untuk pemindahan jarak jauh. Mengingat pentingnya peran loader pada berbagai macam proses konstruksi dan pemindahan beban berat, pemilihan ban loader alat berat tentu saja tak bisa dianggap sebelah sehingga diacuhkan begitu saja. Tepatnya ban yang digunakan akan menjamin mesin untuk dapat beroperasi dengan seefektif mungkin dalam kondisi performa prima.


Terdapat dua kunci utama dalam mempertimbangkan ban loader alat berat apa yang sesuai sehingga akan berdampak positif dengan meningkatnya produktifitas dan efektifitas kerja nantinya. Dua kunci utama tersebut yakni pemilihan tipe ban dan tipe alur yang akan digunakan untuk bekerja, sehingga sesuai dengan kebutuhan operasional kerja di lapangan.

Tipe Ban Loader Alat Berat yang wajib diketahui

Secara umum terdapat tiga tipe ban pada loader yang biasa digunakan untuk kebutuhan operasional kerja.

• Ban Bias
Tipe ban pertama untuk loader yaitu ban bias. Ban tipe ini dibuat dan dirancang dengan lapisan struktur berganda sehingga membuat bantalan ban lebih kokoh. Ban bias memiliki dinding ban bagian samping yang tebal dan mampu menahan sayatan serta bertahan dalam kondisi-kondisi ekstrim sekalipun.

• Ban Radial
Tipe ban kedua untuk loader ini didesain agar dinding samping dan ulir berfungsi secara independen. Dengan begitu, ban loader alat berat tipe radial menyediakan traksi, kendali, flotasi, dan konsumsi bahan bakar yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan ban loader berjenis bisa.

• Ban Solid
Tipe terakhir yakni ban solid yang sebenarnya salah satu tipe yang jarang digunakan. Tipe ban loader alat berat semacam ini sebagian besar hanya ditujukan untuk penggunaan alat berat untuk kebutuhan industri dan pembongkaran.

Jadi berdasarkan spesifikasi tipe ban di atas, ban radial memenuhi kebutuhan akan pengendalian mesin dengan kecepatan tinggi, sedangkan untuk tipe bias lebih cocok untuk kondisi-kondisi medan yang sangat parah dan terjal. Akan tetapi, mesin loader yang menggunakan ban radial lebih mahal. Ketahanan ban radial berada di bawah bias dapat dimaksimalkan dengan penggunaan pada permukaan medan kerja yang bisa ditoleransi.

Pola Ulir Pada Ban

Pola ulir merupakan hal yang mendasar untuk desain sebuah ban karena tak hanya sebagai penghias saja namun juga memiliki fungsionalitas lebih dibaliknya. Dengan begitu bisa dipastikan jika operator memiliki traksi dan kendali maksimal akan mesin bertanya tersebut. Ban loader biasanya dikategorikan berdasarkan kedalaman ulirannya. Masing-masing kedalaman memang telah disesuaikan dengan lingkungan kerjanya.

• Tanah halus dan berpasir
Untuk medan seperti ini, ban grade L2 atau L3 dapat menjadi pilihan yang tepat. Ban L2 menawarkan tingkat traksi yang lebih tinggi dan kemampuan melunturkan pasir atau material lain yang melekat pada ban.

• Penggunaan multifungsi
Ban dengan desain ulir L3 akan menghadirkan resistansi yang lumayan baik ketika berada di medan bebatuan dan akan beroperasi dengan baik pula di berbagai kondisi medan yang tak terlalu ekstrim lainnya.

• Pertambangan
Untuk jenis lahan pertambangan, kondisi medan semacam ini memerlukan ban yang sanggup tahan akan bebatuan dan lahan yang tidak rata. Pola ulir dengan grade L5S ataupun L5 bisa menyediakan kebutuhan tersebut dengan menawarkan ulir yang memiliki kedalaman ekstra untuk mampu bekerja di kawasan pertambangan dan penggalian. Meski sebenarnya ban loader alat berat dengan ulir yang dalam secara umum memiliki harga lebih mahal, namun ban-ban jenis ini memiliki daya tahan yang lebih lama untuk menghadapi medan-medan terjal sekalipun.

0 0
Feed