Mengenal Sejumlah Perbedaan Alat Berat Beko dan Eskavator

Saat ini, peralatan yang digunakan untuk menunjang sejumlah pekerjaan yang cukup berat baik di area konstruk, pertambangan, perkebunan, ataupun lainnya semakin beragam. Bila sebelumnya berbagai pekerjaan harus dilakukan secara manual yang pastinya membutuhkan lebih banyak waktu dan tenaga, kini sudah tersedia sejumlah alat berat seperti alat berat beko, eskavator, ataupun lainnya yang bisa memudahkan pekerjaan tersebut sehingga bisa terselesaikan tepat waktu dan hemat tenaga. 


Saat membicarakan tentang alat berat yang digunakan dalam proses penggalian, banyak yang langsung terpikirkan tentang eskavator. Ini memang cukup wajar karena memang alat berat tersebut lebih umum digunakan untuk berbagai pekerjaan terutama dalam hal penggalian. Namun demikian, untuk proses penggalian, ada sebuah alat berat yang memiliki bentuk mirip eskavator. Alat tersebut adalah alat berat beko yang memang mirip dengan eskavator. Inilah mengapa untuk menghindari kesalahpahaman yang seringkali menyamakan kedua alat berat tersebut, tak ada salahnya bila mengetahui beberapa perbedaan antara keduanya.

Perbedaan yang perlu diketahui antara Beko dan Eskavator

Eskavator
Alat berat yang satu ini memiliki suatu komponen yang biasa disebut dengan cab atau yang bisa juga diartikan sebagai ruang kerja operator. Cab tersebut berada di bagian atas roda serta mampu berputar hingga 360 derajat saat dioperasikan. Dengan adanya fitur tersebut membuat alat berat eskavator bisa memudahkan proses penggalian tanpa harus berpindah-pindah lokasi karena memang bisa menggali dari berbagai sisi dengan muda. Selain keberadaan cab, alat berat eskavator tersebut juga mampu melakukan sejumlah pekerjaan dengan menggunakan beberapa sistem penggalian. Ini tentu akan sangat memudahkan urusan penggalian di berbagai area baik di pertambangan, perkebunan, ataupun konstruksi. Sejumlah eskavator hadir dengan ukuran yang cukup ramping dan kecil sehinga memudahkan proses pemindahan lokasi saat ingin digunakan. Ini juga memungkinkan untuk menggunakannya di lahan yang terbatas.beberapa hal tersebut menjadi kelebihan dari alat berat eskavator dibandingkan alat berat beko yang memiliki bentuk hampir mirip.

Beko
Setelah mengetahui apa saja kelebihan dari alat berat eskavator, kini tak ada salahnya mengenal lebih jauh tentang alat berat beko yang banyak dianggap mirip dengan eskavator. Alat berat yang satu ini ternyata memang sama-sama memiliki arms atau lengan, boom, serta bucket. Dengan beberapa komponen tersebut, tak heran bila banyak yang menganggap bahwa kedua alat berat tersebut adalah alat yang sama. Namun, ada perbedaan yang cukup mendasar dari keduanya yaitu di bagian belakang beko terdapat sebuah komponen yang disebut dengan loader. Komponen tersebut berfungsi untuk mendorong tanah sebagaimana yang dada pada buldozer ataupun mengangkut tanah hasil galian ke kendaraan pengangkut. Perbedaan lain yang bisa dijumpai antara eskavator dan alat berat beko adalah kemampuan alatnya. Bila eskavator memiliki kemampuan berputar hingga 360 derajat, beko memiliki keterbatasan dalam gerak. Hanya bagian arms dari alat ini yang bisa bergerak ke kanan ataupun ke kiri sementara cab atau ruang operatornya tidak dapat berputar.

Meski terlihat mirip, ternyata keduanya memang memiliki sejumlah perbedaan. Ketika ditanyakan mana yang lebih, ini tentu tergantung pada kebutuhannya sendiri seperti apa. Kedua alat berat tersebut memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing yang mana saat digunakan sesuai dengan kebutuhan tentu ini akan membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan optimal. Untuk kecepatan serta kemampuan kerja dari kedua alat berat tersebut sangat bergantung pada kualitas alat yang digunakan serta kemampuan operator dalam mengendalikan alat tersebut. Inilah mengapa baik eskavator ataupun alat berat beko akan bekerja secara maksimal saat dikendalikan oleh operator berpengalaman.

0 0
Feed