Alat berat merupakan jenis peralatan yang digunakan dalam sebuah proyek untuk membantu memudahkan pekerjaan yang berat. Dengan menggunakan alat berat ini pekerjaan pemindahan material hingga penggalian tanah bisa dilakukan secara lebih mudah bila dibandingkan dengan menggunakan tenaga manusia. Salah satu jenis alat berat yang saat ini banyak dipakai dan populer adalah beko alat berat. Tak heran bila alat berat yang satu ini lebih mudah ditemukan dalam proyek-proyek bangunan bila dibandingkan dengan jenis alat berat lainnya. 

Penggunaan beko alat berat yang saat ini semakin meningkat dan digunakan dalam jangka panjang tentunya akan membuat kondisi beko tersebut mudah mengalami penurunan. Jika beko sudah tidak prima seperti pada awalnya kinerja beko juga akan semakin menurun. Bila sudah demikian sebaiknya perlu dilakukan perawatan dengan sebaik mungkin sehingga beko tersebut tidak akan mudah mengalami kerusakan. Sangat disarankan untuk melakukan perawatan secara rutin pada bego supaya kondisi alat berat tersebut tetap bagus seperti sedia kala.

Jenis-jenis perawatan beko yang perlu Anda ketahui. 

1. Preventive Maintenance 
Jenis perawatan beko alat berat yang satu ini merupakan perawatan preventif yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan maupun gangguan pada mesin serta alat berat. Untuk perawatan ini biasanya dilakukan dengan tidak harus menunggu adanya kerusakan pada beko tersebut. Bisa dikatakan bahwa perawatan ini bisa dilakukan secara rutin sehingga bisa membantu menjaga kualitas dari mesin dan alat berat tersebut, 

2. Periodic Maintenance 
Jenis perawatan yang satu ini merupakan perawatan secara berkala yang dilakukan setiap alat berat dipakai untuk jumlah jam operasional tertentu. Untuk jumlah jam operasi tersebut juga disesuaikan dengan jumlah waktu yang terdapat pada alat karena sudah tercatat jam operasi di alat tersebut. Dengan demikian memudahkan Anda saat akan melakukan perawatan secara berkala pada alat berat tersebut. 

3. Daily Maintenance 
Untuk daily maintenance merupakan bagian dari periodic maintenance. Dimana untuk perawatan ini dilakukan setiap hari ketika alat berat belum dipergunakan. Dengan perawatan ini diharapkan bisa memudahkan operator untuk mengetahui kondisi mesin beko alat berat tersebut apakah masih layak untuk dioperasikan ataupun tidak. Untuk perawatan harian ini meliputi beberapa jenis perawatan mulai dari memeriksa oli sebelum mesin dihidupkan, memeriksa bahan bakar, memeriksa air radiator, memeriksa fungsi hidrolik, memeriksa mesin dan memeriksa baterai hingga ke kabel-kabelnya. 

4. Condition Base Maintenance 
Perawatan ini bisa dilakukan sesuai kondisi mesin dan biasanya dilakukan hanya saat terdapat indikator kerusakan pada mesin. Dimana jenis kerusakan tersebut bisa berupa kerusakan berat maupun ringan. Tujuan dari perawatan CBM ini untuk menemukan kerusakan yang terjadi pada mesin sehingga Anda bisa lebih mudah menentukan perawatan untuk saat yang dibutuhkan dan bukan dilakukan sebelumnya. 

5. Overhaul Maintenance 
Perawatan ini bertujuan untuk pengembalian performa mesin agar kembali seperti semula sesuai standar dari pabrik. Perawatan ini akan membuat performa mesin beko optimal kembali dengan penggantian ulang komponen sesuai petunjuk penggunaan komponen sesuai standar dari pabrik. Untuk perawatan secara overhaul ini biasanya dilakukan secara berbeda pada setiap mesin. 

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai jenis-jenis perawatan beko alat berat yang bisa menambah wawasan Anda. Perawatan terhadap beko memang sangat penting dilakukan supaya kinerja beko tetap maksimal sehingga membantu memudahkan pekerjaan dalam sebuah proyek. Selain itu, dengan rutin melakukan perawatan maka beko tidak akan mudah rusak sehingga Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan yang lebih besar