Ban Traktor Rusak

Para pekerja atau petani paham betul jika traktor merupakan sebuah investasi besar. Oleh karenanya, agar pekerjaan bisa berjalan lancar menjaga kondisi traktor dalam keadaan baik jelas sangat penting. Salah satu elemen traktor yang harus dirawat dengan baik ialah ban traktor. Tanpa pemeliharaan yang intensif, ban traktor tidak bisa bertahan lama. Kondisi ban traktor yang rusak akan lebih membebani dengan biaya perbaikan yang lebih besar.

Bagi Anda yang memiliki traktor untuk dipakai di lahan pertanian selama bertahun-tahun, pastinya harus mengetahui kapan saat yang tepat mengganti ban traktor. Mengoperasikan traktor dengan ban yang sudah usang bisa memengaruhi kinerjanya. Selain itu, biaya operasional juga akan membengkak disebabkan oleh ban yang selip  karena daya tarik yang buruk. Pekerjaan juga menjadi tidak efisien karena energi yang terbuang percuma.

 

Kapan Ban Traktor Perlu Diganti?

Jadi kapan ban traktor yang dipakai di lahan tersebut perlu diganti? Tidak ada aturan standar tentang kapan harus mengganti ban traktor Anda, karena hal ini bersifat spesifik. Namun, jenis tanah dan kondisi kelembabannya akan berpengaruh terhadap seberapa efektif ban Anda.

  • Jika Anda berada di area yang basah dan ban Anda sudah sangat usang, kondisi ini akan membuat ban traktor Anda selip. Akibatnya traktor akan menghabiskan banyak bahan bakar.
  • Jika Anda berada di lokasi yang sangat kering, Anda masih bisa mengganti ban traktor sedikit lebih lama.

 

3 Tanda Ban Traktor Anda Perlu Diganti

Namun, terdapat tiga tanda umum jika ban traktor Anda perlu diganti segera di saat yang tepat.

 

1. Ban Traktor Sering Selip

Ban yang selip terkait dengan traksi atau daya tarik ban dan merujuk pada sejauh mana traktor bisa bergerak saat ban berputar. Jika Anda curiga ban traktor mengalami masalah selip, ini merupakan saat yang tepat untuk mengganti ban Anda.

  • Perlu diketahui bahwa banyak model traktor keluaran baru memiliki indikator ban selip, memudahkan Anda untuk melihat tingkat selip ban traktor.
  • Indikator selip ini membantu operator untuk mengetahui kapan traktor memiliki daya tarik atau traksi yang baik dan kapan mesin selip sehingga ban gagal mencengkeram tanah.
  • Mesin yang mengalami selip jelas membuat bahan bakar boros, karena mesin akan membakar bensin lebih banyak untuk dapat bergerak maju. Operator yang berpengalaman dengan mudah akan mengetahui jika mesin mulai berjuang keras melakukan traksi di tanah basah dan berlumpur.
  • Pada traktor dengan model lebih lama, akan sulit menentukan tingkat selip ban traktor, sehingga Anda hanya bisan mengandalkan pengalaman sebagai operator traktor saja. Sebagai contoh jika ban mulai semakin sering selip daripada biasanya, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengganti ban traktor ini.
  • Mesin traktor didesain untuk bekerja dengan tingkat selip yang minim. Jika ban traktor Anda mengalami selip hingga 8-10-12 %, traktor mulai tidak efisien dan membuang bahan bakar. Jadi, ini menjadi saat yang tepat untuk mengganti ban traktor.

 

2. Ban Mulai Lapuk

Tidak berbeda dengan jenis ban lainnya, ban traktor juga bisa mengalami kelapukan, dipengaruhi oleh musim, kondisi, dan komposisi material ban yang berubah. Jika ban traktor terlalu sering terkena paparan sinar matahari atau udara kering, dan terlalu sering digunakan, ban dapat kehilangan elastisitasnya dan menjadi retak. Jika Anda mengetahui ban traktor mulai berubah menjadi rapuh, luntur, warnanya pudar, serta retak, ini saat yang tepat untuk mengganti ban.

 

3. Masalah Tekanan Udara

Seperti halnya ban mobil, ban traktor besar pun bisa mengalami masalah tekanan udara. Ban traktor dengan tekanan udara yang tidak ideal, kinerjanya tidak akan optimal. Kondisi ini menyebabkan bahan bakar terbuang percuma dan memengaruhi pengaturan beban traktor.

Masalah tekanan udara ban traktor bisa saja disebabkan oleh kebocoran. Oleh karenanya, jika Anda mengetahui ada yang tidak beres dengan tekanan ban traktor sehingga perlu terus ditambah, bisa saja ban traktor mengalami kebocoran. Jika masalah tekanan udara ini semakin mengerikan, pertimbangkan untuk mengganti ban traktor ini segera.

 

4. Kerusakan Serius

Kerusakan serius pada ban traktor bisa menjadi salah satu alasan lain untuk segera mengganti ban traktor. Jadi perhatikan dengan teliti, saat terdapat kerusakan misalnya pada bahu ban, harus segera Anda perbaiki. Apabila kerusakan ini mulai mengganggu, saatnya untuk menghubungi dealer Anda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Jika Anda masih ingin terus menggunakan traktor dalam beberapa tahun ke depan,  Anda juga bisa mengganti ban bias dengan ban radial. Pasalnya, ban radial akan memperbaiki kinerja traktor yang perbedaannya dapat dirasakan secara signifikan.

Inilah alasannya kenapa pasar mulai berpindah dari penggunaan ban bias menjadi ban radial pada traktor. Investasi awal memang meningkat, tetapi akan terbayarkan hingga dua atau tiga kali lipat akibat daya tahan ban yang semakin awet. Mesin traktor pun dapat bekerja dengan lebih efisien.

 

Nah, bisa dikatakan jika ban traktor menjadi salah satu komponen penting dari sebuah traktor. Udara di dalam setiap ban bertanggung jawab untuk menarik beban traktor di lahan dengan berbagai medan. Oleh karenanya, pastikan Anda memperhatikan tips-tips dalam artikel ini kapan saat yang tepat untuk mengganti ban traktor Anda.

Dengan demikian, kondisi traktor dapat tetap terjaga dalam keadaan baik serta lahan pertanian pun tetap bisa diolah. Jika Anda bisa mengganti ban traktor di saat yang tepat, traktor Anda pun bisa diandalkan untuk menyelesaikan semua pekerjaan di lapangan dengan baik. Semoga bermanfaat.