Untuk anda yang kerap berkutat dengan alat angkut beban di bagian gudang tentu tak asing lagi dengan mesin hand stacker atau forklift. Anda pasti pernah sesekali mengamati ban dari kendaraan angkut barang ini ada yang berwarna putih atau biasa disebut ban solid forklift non marking. Penampakannya yang memiliki warna berbeda dari ban kebanyakan yang secara umum hitam, pasti membuat kita penasaran sebenarnya apa fungsi warna putih dari ban tersebut?

Warna putih yang dimiliki memang bertujuan untuk membuat ban meninggalkan lebih sedikit noda dibandingkan dengan yang berwarna hitam. Untuk penggunaanya sendiri, ban solid forklift non marking ini memiliki fungsi spesifik yang ditujukan untuk penggunaan mesin angkut di kawasan industri dengan tingkat kebersihan tinggi semisal pabrik makanan, pabrik obat-obatan, hingga pabrik bahan kimia.

Lalu apa perbedaan ban solid forklift non marking dengan yang biasa?

Seperti yang telah disinggung di atas, perbedaan yang paling kentara yakni warna. Ban yang biasa dan berwarna hitam karena adanya penambahan bahan jelaga saat tahap produksinya. Bahan ini akan membuat ban hitam tahan akan sinar radiasi ultra violet yang secara umum merupakan ancaman utama bagi daya tahan ban.Sedang untuk ban untuk forklift yang berwarna putih atau non marking mengandung silika sebagai bahan pengganti jelaga dan juga bahan karet yang digunakan telah ditanamkan dengan anti oksidan untuk memberikan perlindungan terhadap sinar ultra violet. Hal ini akan membuat ban berdaya tahan lama tanpa harus membuatnya berwarna hitam.

Kelebihan dari ban solid forklift non marking

Dengan hadirnya inovasi ban forklift non marking, tentu ban jenis ini hadir dengan beberapa kelebihan yang membuat konsumen tertarik untuk mengganti ban jenis biasa mereka.

  • Meminimalisir noda bekas ban yang ada di lantai kawasan industri sehingga berimbas pada proses proses pembersihan yang lebih mudah.
  • Memiliki performa yang sama dengan ban normal yang biasanya.
  • Bagian dalam dari ban non marking ini memiliki kualitas dan ketahanan yang hampir sama dengan lapisan bantalan bagian luar.
  • Memiliki daya cengkram yang lumayan kuat.
  • Membuat konsumsi bahan bakar lebih hemat serta efisien karena telah didesain dengan low rolling resistance dan terbuat dari bahan yang mampu meredam panas dari gesekan.

Kekurangan dari ban solid forklift non marking

Meski ban ini hadir dengan inovasi baru dan beberapa kelebihan, bukan berarti ban forklift non marking ini tak memiliki kekurangan sama sekali.

  • Untuk segi harga, ban yang sedikit hingga tak meninggalkan bekas roda ini dibandrol dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan yang biasa.
  • Walaupun telah dikembangkan dengan daya tahan lumayan, durabilitas ban forklift non marking ini lebih pendek sekitar 25 persen dari jenis yang biasa. Hal ini terjadi karena bahan carbon hitam yang tak diikutkan dalam proses pembuatan ban.
  • Meski ban forklift non marking ini tak meninggalkan noda hitam pada lantai gudang, akan tetapi tetap saja ban jenis ini masih meninggalkan noda gesekan dari karet hanya saja tak berwarna.
  • Kekurangan terakhir dari ban solid forklift non marking ini tak hadir dengan fitur anti-static, yang artinya saat mesin forklift digunakan dekat dengan bahan yang mudah terbakar atau meledak, ban seperti ini harus dilengkapi dengan anti-static strap atau ground strap. Hal ini bertujuan untuk mencegah sengatan statis yang dapat merusak inti komputer yang dibenamkan pada forklif modern.