Telescopic handler atau yang lebih kerap disebut dengan telehandler merupakan salah satu jenis alat berat yang pada umumnya digunakan di sektor industri serta pertanian. Dilihat dari penampakannya, alat berat ini sekilas nampak seperti forklift, hanya saja pembedanya alat ini memiliki fitur fleksibilitas yang lebih ditingkatkan sehingga boom yang dimiliki mampu bergerak ke depan dan atas untuk daya jangkau yang lebih dibandingkan dengan forklift konvensional.

Selain fleksibel dalam hal jangkauan, bagian ujung boom yang dimiliki oleh telehandler ini memiliki fungsionalitas lebih. Jadi tak hanya ekstensi semacam garpu, namun dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang ada dan dapat diganti dengan bucket ataupun kerek. Untuk itu, agar dapat melakukan pekerjaan dengan efisien maka penyesuaian unjung boom sangat diperlukan tergantung range dan jenis barang yang dipindahkan.

Selain ujung boom, bagian ban telehandler juga menjadi salah satu hal penting untuk diperhatikan agar bekerja dengan baik dalam menjaga stabilitas pemindahan barang dan juga mampu menyokong kapasitas beban berat yang dibawanya, sekalipun untuk medan-medan yang memiliki tingkat kesulitan lebih seperti lumpur atau tanah lunak.

Untuk mendapatkan dukungan dari stabilitas ban yang baik guna meningkatkan kinerja dan produktifitas kerja, maka anda perlu memahami kekurangan dan kelebihan beberapa tipe ban telehandler yang ada. Pada umumnya terdapat tiga pilihan yang tersedia yakni ban pneumatic, ban pneumatic isi busa, dan ban solid.

Tiga pilihan ban yang harus diketahui oleh calon pembeli

• Ban Pneumatic Isi Angin
Pilihan pertama dari ban telehandler ini merupakan tipe ban yang paling murah diantara tipe lainnya. Tak hanya itu, berat ban yang ringan juga menghadirkan daya jelajah yang baik saat bekerja di kondisi tanah yang lunak. Ban tipe ini juga akan memudahkan dan meningkatkan kenyamanan operator dalam mengendalikan mesinnya.

Meski begitu, kelebihan tersebut tentu hadir dengan beberapa kekurangan terutama saat bekerja di area konstruksi dimana banyak sekali benda tajam bertebaran yang mungkin dapat menembus ke dalam ban sehingga menimbulkan kendala kebocoran. Hal seperti ini tentu akan menambah biaya manajemen dan tentu akan menghambat sedikit waktu kerja.

• Ban Pneumatic Isi Busa
Untuk tipe kedua ini, busa dapat ditambahkan ke dalam ban pneumatic kapanpun ketika ban masih dalam kondisi layak pakai, meski begitu kebanyakan persewaan alat berat lebih memilih untuk memesan mesin baru dengan ban telehandler isi foam yang sudah terpasang. Dengan adanya penambahan foam, berat beban ban akan bertambah yang berpengaruh pada performanya. Kebanyakan operator mengatakan jika ban pneumatic isi busa ini menyediakan performa lebih mumpuni di permukaan yang kasar dan tak rata. 

Kelebihan ban ini tentu hadir dengan meminimalisir terjadinya ban bocor saat waktu kerja, namun masih rentan akan terjadinya kerusakan pada dinding tepi ban. Dan juga para pakar beranggapan jika busa yang membuat isi ban keras akan mengakibatkan durabilitas ban pneumatic berkurang sehingga harus lebih seksama dalam memonitornya.

• Ban Solid
Ban karet solid nampaknya kian bertambah kepopulerannya diantara para kontraktor dan toko-toko perlengkapan alat berat. Bahan semacam ini memiliki daya tahan lebih lama 4 hingga 8 kali dibanding dengan ban pneumatic, dan jenis ini tak menghadapi masalah kebocoran yang dapat menghambat kinerja kerja. Walaupun begitu, hal ini harus dibayar dengan harga sebanding dengan berkurangnya kenyamanan operator dalam mengendalikan alat bertanya karena ban lebih kokoh jika dibandingkan dengan ban isi foam ataupun angin. 

Ban telehandler dibutuhkan karena akan menambah berat dari ban itu sendiri yang dapat berpengaruh pada tingkat kestabilan alat berat pada permukaan yang lunak.