Anda tentu tahu mengapa ukuran ban depan dan ban belakang traktor berbeda. Ban depan biasanya berukuran lebih kecil dibandingkan ban belakang. Bahkan, ada traktor yang memakai ban traktor ring 8 di bagian depan. Ukuran ban ini menyerupai ukuran ban motor skuter.

Ada juga ban depan dan belakang yang berukuran hampir sama, meski Anda tetap harus memperhatikan rasio kedua set ban tersebut. Lebih lanjut, mari simak penjelasan tentang memilih ban depan yang tepat untuk traktor Anda.

 

Perbedaan Ukuran Ban Depan dan Ban Belakang Traktor

Hampir semua traktor pertanian memiliki ukuran ban depan dan ban belakang yang berbeda. Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Bahkan, ada alasan teknis yang kuat di balik perbedaan tersebut, seperti dipaparkan di bawah ini.

 

Fungsi Ban Depan dan Belakang Berbeda

Lahan berlumpur, tanah bergelombang dengan kontur tidak rata, licin dan basah adalah karakteristik lahan tempat traktor pertanian bekerja. Dengan lahan demikian, nyaris mustahil menggunakan ban seperti ban mobil biasa karena risiko ban selip atau terjebak lumpur begitu besar.

Belum lagi dengan anatomi traktor yang berbeda dari kendaraan biasa. Mesin traktor biasanya berada pada bagian depan dan berbobot cukup besar. Apabila bobot mesin itu tidak diimbangi oleh ban berukuran besar di bagian belakang, maka traktor bisa terguling ke depan.

Ban besar pada bagian belakang juga memberi traktor tenaga ekstra untuk mencengkeram lebih mantap pada permukaan tanah. Hasilnya, traktor bisa bergerak stabil dan tidak mudah selip. Di sisi lain, area permukaan ban yang lebar juga mendistribusikan bobot traktor secara merata. Maka, traktor bisa menarik beban berat lebih optimal.

Ban kecil di bagian depan, meski harus menopang mesin yang besar, justru berperan besar dalam manuver traktor. Ukuran yang kecil membuat pengemudi lebih mudah mengendalikan traktor karena radius kemudi yang baik dan bisa berbelok tajam hingga sudut lahan.

Selain itu, ban depan juga berputar sedikit lebih cepat daripada ban belakang. Jika ban depan terlalu pendek, bisa membuat ban belakang bekerja ekstra keras yang berisiko merobek ban atau ketidakstabilan mengemudi. Namun, jika ban depan terlalu tinggi, juga menyulitkan pengemudi mengendarai traktor.

 

Pengemudi Perlu Visibilitas yang Baik

Mengemudikan alat berat seperti traktor jelas perlu keahlian. Visibilitas pengemudi menjadi penting agar traktor bisa bergerak dengan baik. Ban besar di bagian belakang membuat kursi pengemudi lebih tinggi, sehingga ia leluasa menggerakkan dan mengendalikan traktor tanpa hambatan.

Dengan poros penggerak lebih tinggi di atas tanah, traktor juga mampu menarik beban lebih berat. Bagian depan traktor juga tetap sejajar dengan permukaan tanah dan membuat Anda lebih mudah bergerak saat mengemudikan traktor.

 

Memilih Ban Depan Traktor yang Tepat

Walaupun Anda selalu bisa menyerahkan urusan pemilihan ban traktor kepada ahlinya, seperti penjual ban traktor, tetap saja perlu untuk mengetahui bagaimana cara memilih yang tepat.

Selalu baca buku panduan traktor untuk mengetahui jenis ban depan dan belakang seperti apa yang dibutuhkan. Anda juga bisa mengecek spesifikasi ban yang dipakai saat ini, apakah benar ban traktor ring 8 cocok untuk traktor tersebut.

Ketika waktu mengganti ban traktor tiba, memilih set ban tepat akan sangat berpengaruh pada kinerja traktor. Kalau membeli sembarangan tanpa mengecek spesifikasi, risikonya jelas: performa traktor menurun, bahan bakar boros, dan ekstra pengeluaran karena beli ban dua kali.

 

Cara Menghitung Rasio Ban Depan – Ban Belakang

Pada beberapa jenis traktor, Anda bisa melakukan perhitungan rasio ban depan-ban belakang untuk mengetahui ukuran ban yang tepat. Caranya, dengan memakai persamaan ini: keliling putaran ban depan, dikalikan rasio antar-poros (jumlah putaran ban depan terkait ban belakang), lalu dibagi dengan lingkar putaran ban belakang. Hasilnya akan muncul persentase lead/lag.

Rasio ideal berkisar antara 1% hingga 5%, dengan titik tengah ideal sekitar 3%. Memang agak sulit dipahami, terutama jika Anda tidak mengerti bahasa teknis. Namun, pengetahuan ini penting agar Anda bisa mengenal seluk beluk traktor lebih dalam. Lebih lanjut, Anda bisa berkonsultasi dengan penjual atau distributor ban traktor terdekat untuk memastikan ukuran ban yang tepat.

 

Tapak Ban Traktor

Dalam memilih ban depan traktor, Anda juga perlu mempertimbangkan ukuran, merek ban, tapak ban, dan harga ban tersebut. Harap dicatat, karena ban depan umumnya tidak memiliki tapak setebal ban belakang, maka usia pemakaian relatif pendek.

Artinya, ada kemungkinan Anda mengganti ban depan lebih sering ketimbang ban belakang. Kabar baiknya, harga ban depan seperti ban traktor ring 8 lebih bersahabat ketimbang ban belakang yang berukuran jauh lebih besar.

Penjual ban traktor biasanya menyarankan ban dengan tapak menyerupai rusuk. Pola rusuk ban ada yang tunggal maupun tiga hingga lima rusuk. Berikut keuntungan masing-masing tapak ban depan tersebut.

  • Ban Rusuk Tunggal
    Sering disebut F-1 atau ban mono, ban jenis ini mampu memberikan kontrol kemudi maksimum pada traktor. Ban tersebut mampu mencengkeram tanah lebih dalam, sehingga membuat pergerakan traktor lebih stabil.
  • Ban Tiga Rusuk
    Nama lainnya adalah F-2, memberikan pengemudi kontrol kemudi maksimum dengan sedikit meminimalkan risiko selip ban  pada bagian samping. Hal ini dimungkinkan karena desain tapak ban yang menebal pada bagian tengah rusuk.
  • Ban Empat Rusuk
    Dikenal juga dengan nama F-2M, ban empat rusuk tepat dipakai traktor yang lebih sering bergerak pada permukaan keras. Dengan tapak empat rusuk ini, bobot muatan terdistribusi dengan baik ke seluruh traktor.
  • Ban Lima Rusuk
    Cocok untuk dipakai pada industri atau pabrik, membuat traktor mudah dikendalikan, dan lebih tahan lama.

 

Itulah informasi mengenai pemakaian ban traktor ring 8 sebagai ban depan traktor. Jangan segan untuk berkonsultasi dengan penjual ban traktor untuk memastikan kebutuhan Anda.