Seperti kita ketahui bersama, mesin diesel besar dan kuat menggerakkan traktor agar mampu menarik beban besar dan berat. Gearbox dalam traktor berfungsi mengubah putaran berkecepatan tinggi dari mesin itu menjadi putaran roda yang berkecepatan rendah. Pada saat bersamaan, putaran roda yang rendah itu menambah kekuatan traktor untuk menarik beban yang berat.

Maka, ukuran ban traktor yang tepat akan membantu traktor bekerja maksimal. Sebelum mengetahui ragam ukuran ban untuk traktor, mari simak lebih dulu ulasan berikut.

 

Mengapa Ban Depan dan Ban Belakang Traktor Berbeda Ukuran?

Kalau Anda perhatikan, ukuran ban traktor depan dan belakang tidak sama. Umumnya, ban belakang berukuran lebih besar daripada ban depan. Mengapa demikian?

 

Perbedaan Fungsi Ban Depan dan Belakang

Traktor pertanian biasanya menghabiskan sepanjang hari di ladang yang berlumpur dan tanah bergelombang. Fungsi ban besar memberikan traktor cengkeraman yang lebih menggigit ke tanah, sehingga traktor tidak mudah selip dan tetap stabil saat bergerak.

Area permukaan ban yang lebar juga membantu bobot traktor terdistribusi secara merata. Traksi pun bisa jauh lebih optimal karenanya. Sementara, dua ban berukuran kecil pada bagian depan membantu pengemudi mengendalikan traktor karena radius kemudinya lebih baik dan bisa berbelok tajam.

Perlu Anda ingat, karena ban belakang mempunyai tapak yang lebih tebal, maka usia ban belakang cenderung lebih panjang daripada ban depan. Artinya, meski harga ban belakang lebih mahal, Anda tidak akan sering menggantinya seperti ban depan. Anda justru akan sering mengganti ban depan karena usia pemakaian relatif pendek. Namun, harga ban berukuran kecil jelas lebih murah daripada ban ukuran besar.

 

Menunjang Visibilitas Pengemudi

Alasan pemilihan ban ukuran besar untuk roda belakang bertujuan memberi visibilitas yang baik bagi pengemudi. Dengan duduk di kursi yang lebih tinggi, pengemudi leluasa menggerakkan dan mengendalikan traktor untuk bergerak di lahan yang sedang dikerjakan.

Selain itu, ukuran ban besar juga membuat ban punya poros penggerak lebih tinggi di atas tanah. Traktor pun bisa menarik beban lebih berat dan menjaga bagian depan traktor tetap rata dengan tanah.

 

Membaca Ukuran Ban pada Traktor

Sama seperti jenis ban lainnya, Anda bisa dengan mudah mengetahui ukuran ban traktor dari angka-angka yang tertera pada dinding ban. Ada dua format yang biasa dipakai produsen untuk mengidentifikasi ukuran sebuah ban traktor.

 

Format Standar

Format standar tergolong format ukuran ban yang paling sering ditemui. Identifikasi ban dengan format ini cukup sederhana dan mudah dipahami, tetapi tidak deskriptif seperti halnya format metrik.

Contoh ban traktor yang dinyatakan sesuai format standar adalah “14.9-42.” Di sini Anda menemukan dua kelompok angka, yaitu “14.9” dan “42.” Kelompok angka pertama memberi tahu Anda bahwa ban ini mempunyai lebar 14.9 inci. Kelompok angka kedua menginformasikan pada Anda, roda berdiameter 42 inci cocok untuk ban ini.

Tanda hubung bisa berarti konstruksi ban bias-ply, tetapi juga bisa tertulis “R” jika ban yang dimaksud adalah ban radial. Contoh ukuran ban tersebut sering digunakan pada traktor diesel 4×4.

 

Format Metrik

Format metrik terlihat lebih panjang dan deskriptif. Angka-angka di dalam format itu menggambarkan dengan detail spesifikasi ban tersebut. Namun, bisa jadi pemakaian format ini sedikit membingungkan Anda.

Sebagai contoh, ada sebuah ban traktor yang memiliki tulis “520/85R42” pada dinding ban. Kelompok angka “520” menunjukkan lebar ban 520 mm, huruf “R” berarti ban itu adalah radial, dan “42” merupakan ukuran pelek dalam inci.

Lalu, kelompok angka “85” melambangkan rasio dalam persentase. Informasi ini menunjukkan ban itu mempunyai ketinggian dinding samping ban sama dengan 85% lebar ban. Ban berlabel di atas berarti mempunyai tinggi dinding samping 442 mm (diperoleh dari 520 x 0,85). Rasio aspek ban ini berguna ketika Anda menghitung bagaimana cara pemasangan ban traktor.

 

Memilih Ban Traktor yang Tepat

Memilih ban traktor jelas tidak bisa sembarangan. Selalu merujuk pada buku panduan penggunaan traktor sebelum memutuskan untuk mengganti ban. Beberapa faktor yang harus jadi pertimbangan Anda antara lain merek, ukuran ban yang diperlukan, harga, tapak ban, dan jenis traktor yang dipakai.

Di pasaran, Anda bisa menjumpai beberapa jenis ban traktor berdasarkan fungsinya, jenis tapak, dan ukuran ban.

 

Jenis Ban Traktor

Setidaknya ada empat jenis ban traktor yang bisa Anda temukan, yaitu:

  1. Ban traktor 350
    Bekerja pada traktor yang sering digunakan untuk tugas memanen dan menyemprot. Berbagai pekerjaan pertanian kebanyakan mengandalkan jenis ban ini.
  1. Ban traktor 356
    Ban jenis ini memberikan grip traktor lebih kuat dan menekan konsumsi bahan bakar traktor.
  1. Ban traktor 360
    Grip ban ini kuat dengan kemampuan inflasi rendah dan volume ban tinggi.
  1. Ban traktor 370
    Kualitas bantalan beban yang ditanggung jenis ban ini lebih tinggi daripada jenis ban lainnya.

 

Jenis Tapak Ban Traktor

Beberapa merek traktor yang sering dipakai di Indonesia, seperti Iseki, John Deere, Quick, dan New Holland, umumnya memakai jenis tapak berikut.

Tapak Ban Tipe Lahan Pemakaian
R-1 Berlumpur Dipakai pada lahan pertanian secara umum
R-1W Tanah liat dan berlumpur Membajak tanah
R-3 Berumput Pemeliharaan lahan berumput atau padang golf
R-4 Berlumpur, permukaan keras Pertanian secara umum atau industri

 

Ukuran Ban Traktor

Sementara, untuk merek traktor yang biasa dipakai di Indonesia, umumnya ukuran ban yang dibutuhkan adalah:

  1. Ban traktor ring 8
  2. Ban traktor ring 10
  3. Ban traktor ring 16
  4. Ban traktor ring 20
  5. Ban traktor ring 24

Masih banyak ukuran ban traktor lain yang sering dicari pengguna di pasaran. Anda bisa bertanya lebih lanjut kepada penjual atau distributor ban traktor untuk memperoleh informasi mengenai jenis, ukuran, dan harga ban yang tepat sesuai kebutuhan.