Jika berbicara tentang alat kerja berat, traktor dan vibro merupakan salah satu alat berat yang memiliki fungsi vital di berbagai jenis area, seperti pertanian hingga konstruksi jalan dan bangunan. Di sektor pertanian, traktor memegang fungsi untuk mempermudah pekerjaan ladang dengan melakukan pekerjaan traksi dalam intensitas yang cukup tinggi serta daya taring yang besar pula. Sementara di bagian konstruksi, penggunaan vibro biasa untuk pemadatan lapisan seperti jalan agar merekat erat.

Dalam melakukan tugasnya, ban menjadi bagian yang begitu penting untuk mendukung kinerja traktor dan vibro berada dalam kondisi prima. Ban traktor dan vibro yang memiliki kualitas baik dapat membantu dalam meningkatkan produktivitas secara signifikan. Tak hanya daya traksi yang dihasilkan lebih mumpuni, durabilitas yang lebih lama serta efisiensi bahan bakar dapat dicapai dengan pemilihan ban secara tepat. Oleh karena itulah pemahaman mengenai tipe ban vibro dan traktor ini cukup penting agar kinerja yang dihasilkan oleh alat berat yang anda gunakan dapat berjalan sesuai dengan ekspektasi.

Tiga tipe ban alat berat vibro yang harus diketahui

Secara umum, ada 3 Tipe ban alat berat jenis ini di pasarannya yakni turf, R4, dan ag. Ketiga Tipe ban vibro dan traktor tersebut memiliki spesifikasi dan fungsionalitas tersendiri di areanya masing-masing.

Tipe Turf
Tipe ban yang pertama ini merupakan ban yang kurang agresif untuk mendukung medan yang tak terlalu sulit seperti tanah pekarangan ataupun tanah lapang. Dengan pola tapak yang tak begitu kasar dan permukaan yang lumayan luas, ban tipe ini memang didesain memberikan daya cengkram dan bekas yang dalam dipermukaan yang dilewatinya. Jadi, jika anda berencana untuk sekedar menggunakan traktor untuk keperluan pemangkasan rumput di tanah lapang, ban tipe ini merupakan pilihan yang paling tepat.

Tipe R4
Tipe kedua ini merupakan tipe dengan agresifitas yang sedang untuk penggunaan di permukaan tanah yang keras. Karena dibuat dengan bahan yang lebih keras dibandingkan dengan tipe sebelumnya, ban ini lebih memadai digunakan untuk pekerjaan dengan medan beton ataupun bebatuan kerikil. Dengan permukaan yang lebih lebar dan cengkraman yang cukup kuat membuat ban ini mampu melaju dan mengatasi permukaan kerikil yang kadang membuat ban selip. Dengan spesifikasi tersebut, untuk alat berat pada proyek pembangunan hingga jalan, ban ini bisa jadi alternatif tepat. 

Tak hanya itu, lahan pertanian dengan permukaan yang tandus dan gersang juga tak jadi kesulitan yang berarti sehingga cocok untuk traktor pertanian, meski begitu untuk areal persawahan dengan kadar air yang cukup banyak bisa menimbulkan cukup kesulitan untuk ban ini.

Tipe Ag
Untuk tipe terakhir ini merupakan tipe yang paling agresif diantara kedua jenis ban vibro dan traktor di atas. Ban tipe ini didesain untuk mampu melibas lahan tanah yang sangat halus atau becek yang notabene sulit dilewati oleh ban dengan permukaan biasa. Permukaannya ban tipe ag sengaja dibuat lebih sempit sehingga mampu menghasilkan daya tarik serta cengkraman untuk menggali ke dalam permukaan tanah yang berlumpur sekalipun. Bagi anda yang bekerja dengan alat berat dengan medan tanah lumpur, basah, semak tebal hingga tanah persawahan, ban vibro dan traktor jenis ini sangat bisa diandalkan.

Pentingnya Penggunaan Ban Vibro untuk Traktor
Setelah anda memahami tipe-tipe ban vibro dan traktor yang tersedia di pasaran tersebut, hal selanjutnya yang penting dalam pemilihan ban yang tepat adalah dengan mempertimbangkan medan yang akan dihadapi nantinya dan untuk pekerjaan apa alat berat tersebut ditujukan.